Indonesia's HistoryIndonesia has a long history that began with organi terjemahan - Indonesia's HistoryIndonesia has a long history that began with organi Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

Indonesia's HistoryIndonesia has a

Indonesia's History

Indonesia has a long history that began with organized civilizations on the islands of Java and Sumatra. From the 7th to the 14th century, Srivijaya, a Buddhist Kingdom grew on Sumatra and at its peak it spread from West Java to the Malay Peninsula. By the 14th century, eastern Java saw the rise of the Hindu Kingdom Majapahit and its chief minister from 1331 to 1364, Gadjah Mada, was able to gain control of much of what is present-day Indonesia. Islam however, arrived in Indonesia in the 12th century and by the end of the 16th century, it replaced Hinduisim as the dominant religion in Java and Sumatra.

In the early 1600s, the Dutch began growing large settlements on Indonesia's islands and by 1602, they were in control of much of the country (except East Timor which belonged to Portugal). The Dutch then ruled Indonesia for 300 years as the Netherlands East Indies.

By the early 20th century, Indonesia began a movement for independence which grew particularly large between World Wars I and II and Japan occupied Indonesia during WWII. Following Japan's surrender to the Allies during the war though, a small group of Indonesians proclaimed independence for Indonesia. On August 17, 1945 this group established the Republic of Indonesia.

In 1949, the new Republic of Indonesia adopted a constitution that established a parliamentary system of government. It was unsuccessful though because the executive branch of Indonesia's government was to be chosen by parliament itself which was divided among various political parties.

In the years following its independence, Indonesia struggled to govern itself and there were several unsuccessful rebellions beginning in 1958. In 1959, President Soekarno re-established a provisional constitution that had been written in 1945 to provide broad presidential powers and take power from the parliament. This act led to an authoritarian government termed "Guided Democracy" from 1959 to 1965.

In the late 1960s, President Soekarno transferred his political power to General Suharto who eventually became Indonesia's president in 1967. The new President Suharto established what he called the "New Order" to rehabilitate Indonesia's economy. President Suharto controlled the country until he resigned in 1998 after years of continued civil unrest.

Indonesia's third president, President Habibie, then took power in 1999 and began rehabilitating Indonesia's economy and restructuring the government. Since then, Indonesia has held several successful elections, its economy is growing and the country is becoming more stable.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
Sejarah Indonesia

Indonesia memiliki sejarah panjang yang dimulai dengan terorganisir peradaban di pulau Jawa dan Sumatra. Dari 7 abad ke-14, Sriwijaya, sebuah kerajaan Buddha tumbuh di Sumatra dan pada puncaknya itu menyebar dari Jawa Barat ke Semenanjung Melayu. Abad ke-14, Jawa Timur melihat munculnya kerajaan Hindu Majapahit dan para Ketua Menteri dari 1331 untuk 1364, Gadjah Mada, mampu menguasai banyak dari apa yang sekarang Indonesia. Islam Namun, tiba di Indonesia pada abad ke-12 dan pada akhir abad ke-16, itu diganti Hinduisim sebagai agama yang dominan di Jawa dan Sumatra.

pada awal tahun 1600-an, Belanda mulai tumbuh permukiman besar di pulau-pulau di Indonesia dan oleh 1602, mereka berada dalam kontrol dari banyak negara (kecuali Timor Timur yang milik Portugal). Belanda kemudian memerintah Indonesia selama 300 tahun sebagai Belanda Hindia.

pada awal abad ke-20, Indonesia mulai gerakan kemerdekaan yang tumbuh sangat besar antara Perang Dunia I dan II dan Jepang menduduki Indonesia selama Perang Dunia II. Setelah Jepang menyerah kepada sekutu selama Perang meskipun, sekelompok kecil warga Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 17 Agustus 1945 grup ini didirikan Republik dari Indonesia.

pada tahun 1949, Republik baru Indonesia mengadopsi Konstitusi yang membentuk sistem pemerintahan Parlemen. Itu berhasil meskipun karena cabang eksekutif pemerintahan Indonesia akan dipilih oleh Parlemen itu sendiri yang dibagi di antara berbagai pihak politik.

tahun setelah kemerdekaan, Indonesia berjuang untuk mengatur sendiri dan ada beberapa pemberontakan yang gagal dimulai pada tahun 1958. Pada tahun 1959, Presiden Soekarno didirikan kembali Konstitusi provisional yang telah ditulis pada tahun 1945 untuk memberikan kekuasaan Presiden luas dan mengambil alih kekuasaan dari Parlemen. Tindakan ini menyebabkan kericuhan disebut "Demokrasi Terpimpin" 1959 hingga 1965.

1960-an, Presiden Soekarno ditransfer kekuasaan politik ke Jendral Suharto yang akhirnya menjadi Presiden Indonesia pada tahun 1967. Baru Presiden Soeharto didirikan apa yang disebutnya "Order Baru" untuk merehabilitasi perekonomian Indonesia. Presiden Soeharto dikendalikan negara sampai ia mengundurkan diri pada tahun 1998 setelah tahun terus kerusuhan sipil.

Presiden ketiga Indonesia, Presiden Habibie, kemudian mengambil alih kekuasaan pada tahun 1999 dan mulai di Indonesia merehabilitasi ekonomi dan restrukturisasi pemerintah. Sejak itu, Indonesia telah mengadakan beberapa sukses pemilu, ekonominya sedang berkembang dan negara menjadi lebih stabil.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: