Hasil (
Bahasa Indonesia) 1:
[Salinan]Disalin!
REMATIK penyakit jantung, terutama THE parah adalah masalah serius, baik bagi pasien, keluarga dan masyarakat juga. Sayangnya penyakit sering mempengaruhi anak-anak usia sekolah dan produktif, aktif remaja mengakibatkan dampak negatif terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Penyakit jantung rematik 1 adalah terkemuka mengakuisisi penyakit jantung sering dijumpai di masa kanak-kanak dan remaja di banyak negara berkembang. Meskipun itu dapat dicegah, penyakit masih menyebabkan tinggi morbiditas dan mortalitas. 2 prevalensi penyakit jantung rematik di Indonesia cukup tinggi, yaitu, 0,3-0,8 per 1000 usia sekolah, anak berusia 5-15 tahun, 3,4 dengan mor-faktor yang mempengaruhi kinerja sekolah pada anak-anak dengan penyakit jantung rematik referensi untuk pencapaian pendidikan, absen dari sekolah dan putus sekolah Arief Hermanu S, Sudigdo Sastroasmoro, Bambang Madiyono, Ismet N. Oesman Departemen anak kesehatan sekolah medis Universitas Indonesia , RSCM, Jakarta abstrak tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara sekolah kinerja dan umur, jenis kelamin, durasi penyakit, pencapaian pendidikan sebelum penyakit, status sosial ekonomi keluarga, tingkat pendidikan orangtua, jumlah anak-anak dalam keluarga dan keparahan penyakit pasien dengan penyakit jantung rheumatic (RHD). Subyek adalah pasien dengan RHD dirawat di Divisi Kardiologi, Departemen Kesehatan Anak, Cipto Mangunkusumo Hospital Jakarta. Parameter kinerja sekolah adalah pencapaian pendidikan, absen dari sekolah dan putus sekolah. Semua data yang diproses dengan menggunakan Epi - Info program untuk mengetahui bivariate analisis dan statistik Program untuk ilmu sosial (SPSS) untuk analisis multivariat. Kami memperoleh 80 pasien dengan RHD; Kebanyakan dari mereka adalah ringan keparahan (64 80%) dan sisanya 16 (20%) dengan penyakit parah. Ada 44 (55%) pria dan 36 wanita (45%). Paling tua (42 atau 53%) tingkat pendidikan sekolah menengah, sebagian besar dari mereka, 23 (29%) punya pendidikan sekolah dasar, dan 3 (4%) buta huruf. Bivariate dan multivarian analisis menunjukkan bahwa tingkat keparahan penyakit dan tingkat pendidikan orangtua kinerja terkait withschool pasien dengan RHD, tetapi umur, jenis kelamin, durasi penyakit, prestasi pendidikan yang jelek, tingkat sosial ekonomi keluarga dan anak-anak dalam keluarga yang tidak. [Paediatr Indones 2001; 41:299-304] Kata kunci: penyakit jantung rematik, kinerja sekolah, prognosis, tingkat pendidikan orangtua tality setidaknya 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan contries dikembangkan. 5,6 penyakit ini adalah associ-mendatangkan dengan miskin gizi dan menurunkan status sosial ekonomi dan distribusi yang tidak merata perawatan kesehatan. 3,4 menjadi sisi-, rematik penyakit jantung juga akan mempengaruhi kegiatan sehari-hari, pencapaian pendidikan dan absen dari sekolah yang bahkan dapat menyebabkan putus sekolah. Ini menggambarkan bagaimana penyakit jantung rematik dapat mempengaruhi kinerja sekolah-ing. 7 untuk yang terbaik dari pengetahuan kita ada tidak ada studi mengenai kinerja sekolah stu-penyok tertular penyakit jantung rematik, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Di antara berbagai faktor dikenal atau menyarankan sebagai mempengaruhi kinerja sekolah siswa dengan RHD umur, jenis kelamin, keluarga sosio-eco - status bergeraknya denyut nadi, tingkat pendidikan orangtua, jumlah anak-anak keluarga, durasi penyakit, pencapaian pendidikan sebelum penyakit, dan tingkat keparahan dis-korespondensi: Arief Hermanu S, MD, Departemen Kesehatan Anak, sekolah medis Universitas Indonesia, RSCM, Jakarta, Tel 62-21-3147342 , Fax. 3907743.Page 2Paediatrica Indonesiana Vol. 41 No. 11-12, November-December 2001 300 ease. We aimed to determine factors associated with schooling performance of children with RHD treated in our hospital during the last 9 years. Methods We reviewed patients with RHD visited the outpatient clinic of Cardiology Division, Department of Child Health, Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital from 1990 to 1998. Data were obtained from medical records and questionnaire. We collected data for age, sex, socioeconomic status of family, parental educational level, number of children in family, duration of illness, educational achievement prior to illness and severity of the disease. Those data were considered or suggested as risk factors or independent variables, while the dependent variable was school performance possessing 3 parameters, namely educational achievement, absent of school, and dropouts. The inclusion criteria included (1) patients with rheumatic heart disease visited the outpatient clinic of Division of Cardiology, Department of Child Health between January 1, 1990 and December 31, 1998; (2) age 6-15 years, (3) patients had never transferred to other school during educational period; and (4) the medical record was completed with clear address ac- companied by findings on history taking, physical ex- amination, electrocardiographic, chest-x ray, and echocardiography. We excluded patients who died during first quarter before after diagnosis of RHD was established. Results Characteristics of the subjects During the study period 80 patients with RHD visited the Division of Cardiology, Department of Child Health, Cipto Mangunkusumo Hospital. Most of patients were in mild disease 64 (80%) and the other 16 (20%) with severe disease, 3 cases of 16 subjects with severe disease died less than six months after the diagnosis of RHD was established. The subjects comprised of 44 males (55%) and females 36 (45%); most of them (55%) belonged 12-15 year age group (Table 1). According to duration of illness, the most preva- lent length of disease of more than 2 years was found in 44 (55%) of cases and 36 (45%) of cases with du- ration of disease of <2 years (Table 1). The same table shows distribution of educational achievement prior to illness that good achievement was encoun- tered in 78 (97%) of patients, whereas poor achieve- ment in 2 (3%) of patients. On the basis of socio-economic level and the severity of disease (Table 2),
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
