es burning in western Indonesia’s Riau province are occurring on land  terjemahan - es burning in western Indonesia’s Riau province are occurring on land  Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

es burning in western Indonesia’s R

es burning in western Indonesia’s Riau province are occurring on land managed by timber, palm oil and logging companies, according to a new analysis by World Resources Institute.
The Washington, DC-based environmental research organization said an analysis of data provided by NASA’s heat-detecting satellites show that 52% of more than 1,400 suspected fires in Riau in the past two weeks have been on lands tied to some of Indonesia’s largest industries. Palm oil concessions alone accounted for 38% of suspected fires.
The organization identified company lands using maps obtained from the Indonesian ministry of forestry. In the past, some companies have questioned the accuracy of those maps, which the government doesn’t make publicly available.


Map is courtesy of Google.
Wealthy Riau province, in central Sumatra, is the heart of the world’s largest palm oil industry and home to Indonesia’s biggest pulp and paper companies. Using fire to clear forest areas to make way for new agricultural production is common but illegal for all but the smallest landowners there.
The study by WRI echoes similar findings published by the organization during fires last June, when it said roughly half of thousands of flares also occurred on land belonging to plantation companies. Those fires blanketed neighboring Singapore and Malaysia in haze, sending pollution levels skyrocketing and setting off a few errant words between the countries. No companies
Sutopo Purwo Nugroho, a spokesman for Indonesia’s disaster mitigation agency, said analysis of satellite data conducted by Riau’s own forestry agency shows that “many hotspots”—areas indicative of fires—have occurred on lands belonging to agricultural companies.
Last week authorities declared a state of emergency in Riau after fires sent air pollution to unhealthy levels. This week, fires have continued, with winds blowing the haze pollution south across the province.
As of Monday evening, visibility at the airport in Pekanbaru, the provincial capital, was 200 meters, the disaster mitigation agency said.
More than 30,000 people across Riau have reported respiratory illnesses, with pollution at dangerous levels in several places.
Agricultural fires in Riau are more common in a dry season that runs from about April to October. This February, however, has been “one of the driest on record in Indonesia and neighboring countries, affecting crop yields and setting the stage for burning,” according to the WRI analysis.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
es yang terbakar di Provinsi Riau, Indonesia Barat yang terjadi di darat dikelola oleh kayu, kelapa sawit, dan perusahaan penebangan kayu, menurut analisis baru oleh World Resources Institute.Organisasi penelitian lingkungan yang berbasis di Washington, DC mengatakan sebuah analisis dari data yang disediakan oleh NASA panas-mendeteksi satelit menunjukkan bahwa 52% lebih dari 1.400 dicurigai kebakaran di Riau di dua minggu telah di tanah-tanah yang terikat pada beberapa industri terbesar di Indonesia. Konsesi kelapa sawit sendiri menyumbang 38% dugaan kebakaran.Perusahaan organisasi diidentifikasi tanah menggunakan maps yang Diperoleh dari Departemen Kehutanan. Di masa lalu, beberapa perusahaan telah mempertanyakan akurasi peta-peta yang pemerintah tidak membuat tersedia untuk umum.Peta adalah milik Google.Provinsi Riau yang kaya, di Sumatra tengah, adalah jantung dari industri minyak sawit terbesar di dunia dan rumah bagi perusahaan pulp dan kertas terbesar di Indonesia. Menggunakan api untuk membersihkan kawasan hutan untuk membuat jalan bagi produksi pertanian baru umum tetapi ilegal untuk semua tapi pemilik tanah terkecil ada.Penelitian oleh WRI menggemakan temuan serupa yang diterbitkan oleh organisasi selama kebakaran bulan Juni lalu, ketika dikatakan kira-kira setengah dari ribuan flare juga terjadi pada tanah milik perusahaan perkebunan. Kebakaran yang diselimuti tetangga Singapura dan Malaysia dalam kabut, mengirimkan tingkat polusi meroket dan pengaturan dari beberapa kata yang bandel antara negara. Tidak ada perusahaanSutopo Purwo Nugroho, juru bicara badan penanggulangan bencana di Indonesia, kata analisis data satelit yang dilakukan oleh badan Kehutanan Riau sendiri menunjukkan bahwa "banyak hotspot" — daerah indikatif kebakaran — telah terjadi di tanah milik Pertanian companies.Minggu berwenang menyatakan keadaan darurat di Riau setelah kebakaran dikirim polusi udara ke tingkat yang tidak sehat. Minggu ini, kebakaran terus, dengan angin bertiup kabut polusi Selatan di seluruh propinsi.Senin malam, visibilitas di bandara di Pekanbaru, ibukota provinsi, pada 200 meter, kata badan penanggulangan bencana.Lebih dari 30.000 orang di Riau telah melaporkan penyakit pernapasan, dengan polusi pada tingkat yang berbahaya di beberapa tempat.Pertanian kebakaran di Riau lebih umum di musim kering yang berjalan dari sekitar April hingga Oktober. Februari ini, namun, telah "salah terkering pada catatan di Indonesia dan negara-negara tetangga, mempengaruhi hasil panen dan mengatur panggung untuk membakar," menurut analisis WRI.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: