Perilaku kepatuhan wajib pajak sangat berkorelasi dengan penerimaan pajak dari pemerintah. Oleh karena itu,
prevalensi pajak non-kepatuhan tetap menjadi perhatian penting untuk otoritas pajak di seluruh dunia. Sejak penerimaan pajak adalah salah satu
dari pendapatan yang paling penting untuk pemerintah Malaysia, sangat penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi individu
kepatuhan pembayar pajak di Malaysia. Untuk menguji hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi dan perilaku kepatuhan pajak, 50
wajib pajak Malaysia telah diundang untuk berpartisipasi dalam penelitian ini. Berdasarkan literatur masa lalu, biaya kepatuhan, pajak
pengetahuan dan kehandalan agen pajak telah dipilih sebagai variabel independen penelitian ini. Data dikumpulkan melalui
kuesioner dibuat berdasarkan tujuan penelitian. Temuan menunjukkan bahwa biaya kepatuhan, pengetahuan pajak, dan pajak
kehandalan agen memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku kepatuhan pajak. Kesimpulan dan rekomendasi kepada
stakeholders juga dibahas.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
