Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi bagi warga lokal untuk berpartisipasi
dalam aspek fiskal dari pemerintah mereka, seperti yang difasilitasi atau dibatasi oleh akuntansi baru-baru ini
reformasi. Fokusnya adalah pada apakah reformasi akuntansi, yang meliputi unsur-unsur
NPFM, telah memungkinkan warga setempat untuk menyuarakan keprihatinan mereka dengan cara yang bebas dan terbuka.
Lapangan yang terdiri dari studi kasus satu kota Indonesia dalam konteks
lingkungan politik yang lebih besar atas provinsi dan pemerintah pusat (nasional)
struktur. Kontribusi dari penelitian ini adalah datang ke pemahaman tentang bagaimana
reformasi akuntansi dapat mencerminkan atau mengurangi pemberian "suara" untuk masyarakat Indonesia.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
