Penyemaian awan yang dirancang
untuk memadamkan kebakaran hutan
di Riau
The Jakarta Post, Jakarta | Nusantara | Senin, 2 Maret 2015, 11:11
Archipelago Berita Kepulauan fokus: Siswa tertangkap untuk menanam ganja Kepulauan fokus: Haze mencapai tingkat yang berbahaya di Dumai Kepulauan fokus: Mt. Pengungsi Sinabung kembali ke rumah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan mulai modifikasi cuaca di Riau pada Senin melalui penyemaian awan dalam upaya untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di provinsi ini, kata Menteri Lingkungan dan Kehutanan Siti Nurbaya. "BPPT akan mulai awan penyemaian operasi pada hari Senin, "kata Siti, Minggu, seperti dikutip kantor berita Antara. Dia menjelaskan bahwa pelayanannya telah memilih untuk menggunakan penyemaian awan sehingga dapat membantu mengatasi kesulitan mencapai lokasi kebakaran, yang sebagian besar diyakini telah dipicu oleh praktik tebang dan dibakar untuk membersihkan lahan untuk proyek-proyek pembangunan. Dia mengatakan bahwa pemerintah telah menyatakan status siaga darurat untuk kebakaran lahan dan hutan di Riau mengajak semua pihak untuk membantu mencegah kebakaran hutan menyebar . "Kami telah membuat langkah-langkah antisipatif dan meminta semua pihak untuk tetap waspada. Mereka menemukan tanah sengaja terbakar di bidang telah ditangkap," kata menteri. Dia juga meminta aparat nya di lapangan untuk terus mengintensifkan komunikasi dengan sektor swasta dan pemerintah daerah. "Saya masih memantau perkembangan di lapangan," katanya. Berdasarkan data di Riau darurat kebakaran pos komando (Posko), kebakaran miliki, sejak Januari tahun ini, menelan sekitar 379 hektar lahan, terutama di Siak Kecil Biosphere Nature Cadangan di Bukit Batu dan Pulau Rupat. (HHR) - Lihat lebih lanjut di:
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
