Meskipun pembolosan telah dipelajari secara ekstensif, kurang perhatian telah diberikan kepada suara sebenarnya dari truants sendiri. Penelitian ini membantu mengisi kesenjangan yang dengan memeriksa ingatan dari sampel dari 34 orang dewasa muncul (usia 18-25) yang mengalami berbagai tingkat bolos sekolah tinggi di seluruh pengaturan geografis yang berbeda. Pendekatan kualitatif menggunakan wawancara semi-terstruktur digunakan untuk menjelajahi bagaimana mantan truants menghabiskan waktu mereka ketika sedang membolos. Temuan menyoroti faktor dalam konteks individu, rumah, dan sekolah yang dapat mempengaruhi keputusan untuk menjadi membolos dari sekolah.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
