Penjelasan filosofis Nursi kehendak bebas konsisten dengan murni Islam
keyakinan monoteistik bahwa Allah menciptakan segala sesuatu di seluruh alam semesta, termasuk
tindakan manusia. Selain itu, selaras dengan premis metafisik bahwa kejahatan
berasal dari non-eksistensi. Nursi menggambarkan kehendak bebas sebagai single teoritis
matter12 (amr-i i'tibari), sebuah contoh dari non-eksistensi, dan akuisisi
(kasb), yang memiliki kemampuan untuk menciptakan. Baik manusia maupun Jinn13
memiliki kebebasan bertindak, tetapi kemampuan untuk memilih. Akibatnya, di matanya, hasil kejahatan
dari masalah non-eksistensial seperti kehendak bebas.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
