Tahap kedua dari proses mengajar pelajaran presentasi. Fungsi guru Kristen dilihat dalam kaitannya dengan prinsip-prinsip pedagogis yang diberikan Tuhan. Guru tidak hanya berkewajiban untuk menjadi saksi, tetapi juga harus beroperasi dengan baik sebagai saksi. Hal ini membawa dalam hal metodologi. Allah telah menyediakan prinsip-prinsip pedagogis tertentu dimana guru Kristen dapat beroperasi dalam kaitannya dengan materi pelajaran dan tujuan yang terlibat. Hubungan digambarkan agak seperti pada tabel di halaman sebelumnya. Berikut ini mengungkapkan hubungan yang sangat dekat antara prinsip-prinsip pedagogi yang mengarahkan penggunaan materi pelajaran yang berperan dalam membawa siswa untuk karakter-tujuan Kristus-rupa.
Dalam pertemuan siswa dalam situasi kelas efektivitas guru akan tergantung pada dua hal: (1) kontak dengan Tuhan dan kebenaran-Nya dalam proses belajar, dan (2) kontak dengan siswa. Dalam kedua penyusunan dan penyajian guru adalah rekan kerja dengan Roh Kudus. Dalam proses pembelajaran guru harus memiliki "pengalaman batin" dengan Tuhan sehingga pelajaran yang bekerja dalam ke kehidupan hatinya sendiri. Dari titik ini guru dapat pindah ke suatu "pengalaman luar" dari kelas mana ia kontak siswa. Dalam presentasinya, fungsi guru adalah mulai dengan "pengalaman luar" dari siswa dan melalui metodologi yang terlibat memimpin murid ke "pengalaman batin" kebenaran seperti itu datang dari Allah melalui pengalaman gurunya. Seluruh proses mengambil bentuk terungkap pada grafik berikut:
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
