Haynes (1995) has described the embryonic development of Poeciliids us terjemahan - Haynes (1995) has described the embryonic development of Poeciliids us Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

Haynes (1995) has described the emb

Haynes (1995) has described the embryonic development of Poeciliids using specific developmental stages derived fromGambusia(Haynes, 1995). Previously, Tavolga (1949) has published a more detailed description of platyfish (Platypoecilus) and swordtail (Xiphophorus hellerii) embryogenesis. Here, we briefly describe guppy embryonic development (Fig. 1). We withdrew embryos from pregnant guppy females and preliminarily staged them according to Haynes
(1995), based on external criteria. Figure 1A shows an ovary fragment containing translucent previtellogenic, as well as opaque early vitellogenic
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
Haynes (1995) yang digambarkan pengembangan embrio Poeciliids menggunakan tahap-tahap perkembangan tertentu turunan fromGambusia (Haynes, 1995). Sebelumnya, Tavolga (1949) telah menerbitkan penjelasan lebih rinci tentang platyfish (Platypoecilus) dan swordtail (Xiphophorus hellerii) Embriogenesis. Di sini, kita secara singkat menjelaskan perkembangan embrio guppy (Fig. 1). Kami mundur embrio dari guppy hamil wanita dan sebelumnya dipentaskan mereka menurut Haynes(1995), berdasarkan kriteria eksternal. Gambar 1A menunjukkan fragmen indung telur yang mengandung tembus previtellogenic, serta buram awal vitellogenic
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
Hasil (Bahasa Indonesia) 2:[Salinan]
Disalin!
Haynes (1995) menggambarkan perkembangan embrio dari Poeciliids menggunakan tahap perkembangan tertentu berasal fromGambusia (Haynes, 1995). Sebelumnya, Tavolga (1949) telah menerbitkan penjelasan lebih rinci dari platyfish (Platypoecilus) dan swordtail (Xiphophorus hellerii) embriogenesis. Di sini, kita jelaskan secara singkat perkembangan embrio guppy (Gbr. 1). Kami menarik diri embrio dari betina guppy hamil dan preliminarily dipentaskan mereka sesuai dengan Haynes
(1995), berdasarkan kriteria eksternal. Gambar 1A menunjukkan fragmen ovarium mengandung previtellogenic tembus, serta buram vitellogenik awal
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: