Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh leverage yang diukur dengan menggunakan utang terhadap total aset perusahaan dan
pengaruh kesempatan pertumbuhan perusahaan yang diukur dengan rasio earing harga kebijakan deviden perusahaan. Penelitian ini
menggunakan data sekunder dengan jumlah sampel yang digunakan oleh 35 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Indonesia
Exchange selama periode tiga tahun 2009-2011 dan telah memenuhi kriteria tertentu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa utang terhadap total aset berpengaruh negatif terhadap kebijakan deviden . Hal ini dapat dijelaskan bahwa
utang yang lebih tinggi, itu akan dapat meningkatkan biaya dari penghasilan setelah pajak yang harus dapat dibayar tunai
devidend. Sedangkan hasil penelitian berikutnya menemukan bahwa harga earning ratio sedap memiliki efek negatif pada
kebijakan deviden perusahaan. Hal ini dapat dijelaskan bahwa kesempatan yang lebih besar dari pertumbuhan perusahaan akan membuat manajer mereka
untuk membeli investasi daripada membayar deviden tunai.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
