Aim: To elucidate the outcome for very low birth weight infants delive terjemahan - Aim: To elucidate the outcome for very low birth weight infants delive Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

Aim: To elucidate the outcome for v

Aim: To elucidate the outcome for very low birth weight infants delivered after preterm premature
rupture of membranes (PPROM) managed conservatively, and to determine the prognostic
value of perinatal factors for long-term outcome. Methods: Perinatal data were collected from
medical records for singleton live-birth infants delivered between 1991 and 2008 after conservatively
managed PPROM. Cases of congenital anomalies and chromosomal aberrations were excluded.
Poor outcome was defined as a composite measure of death, neurological morbidity including
cerebral palsy, or neurodevelopmental delay. Associations between perinatal factors and
poor outcome at the corrected age of 3 were estimated using logistic regression analysis. Results:
After the exclusion, 356 infants meeting the study criteria were identified, 26 cases were lost to
follow-up, and 330 were eligible at 3 years. The mortality rate was 10% and the incidence of neurological
morbidities was 12%. Logistic regression analysis revealed gestational age at birth [adjusted
odds ratio (aOR) 0.815], and five-minute Apgar scores (aOR 0.521) were independent predictors
for poor outcome. Conclusion: When PPROM was managed conservatively, 22% of VLBW
infants had a poor outcome at corrected age of 3 years. Early gestational age at birth and low Apgar
scores were associated with poor outcome.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
Tujuan: Untuk menelaah hasil untuk bayi berat lahir sangat rendah disampaikan setelah prematur dinipecah membran (PPROM) yang dikelola secara konservatif, dan untuk menentukan prognosticNilai faktor-faktor perinatal untuk hasil jangka panjang. Metode: Perinatal data yang dikumpulkan daricatatan medis untuk singleton kelahiran hidup-bayi yang dikirim antara 1991 dan 2008 setelah konservatifPPROM dikelola. Kasus kongenital anomali dan kromosom dikeluarkan.Miskin hasil didefinisikan sebagai ukuran komposit kematian, neurologis morbiditas termasukcerebral palsy, atau keterlambatan perkembangan saraf. Asosiasi antara faktor-faktor perinatal danmiskin hasil pada usia dikoreksi 3 diperkirakan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil:Setelah pengecualian, 356 bayi yang memenuhi kriteria studi telah diidentifikasi, 26 kasus yang hilang untuktindak lanjut, dan 330 yang memenuhi syarat pada 3 tahun. Tingkat mortalitas adalah 10% dan kejadian sarafkomorbid adalah 12%. Analisis regresi logistik mengungkapkan usia kehamilan Lahir [disesuaikanrasio peluang (aOR) 0.815], dan lima menit Apgar Partitur (aOR 0.521) yang independen peramaluntuk hasil miskin. Kesimpulan: Ketika PPROM dikelola secara konservatif, 22% dari VLBWbayi memiliki hasil yang buruk diperbaiki usia 3 tahun. Awal kehamilan usia dan rendah ApgarPartitur dikaitkan dengan hasil miskin.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
Hasil (Bahasa Indonesia) 2:[Salinan]
Disalin!
Tujuan: Untuk menjelaskan hasilnya untuk bayi berat lahir sangat rendah disampaikan setelah preterm prematur
pecah ketuban (PPROM) secara konservatif, dan untuk menentukan prognosis
nilai faktor perinatal untuk hasil jangka panjang. Metode: Data Perinatal dikumpulkan dari
catatan medis untuk tunggal bayi hidup-lahir dikirim antara 1991 dan 2008 setelah konservatif
PPROM berhasil. Kasus anomali kongenital dan penyimpangan kromosom dikeluarkan.
Hasil buruk didefinisikan sebagai suatu ukuran gabungan dari kematian, morbiditas neurologis termasuk
cerebral palsy, atau perkembangan saraf delay. Hubungan antara faktor-faktor perinatal dan
hasil yang buruk pada usia dikoreksi dari 3 diperkirakan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil:
Setelah pengecualian, 356 bayi yang memenuhi kriteria penelitian diidentifikasi, 26 kasus hilang untuk
menindaklanjuti, dan 330 yang memenuhi syarat pada 3 tahun. Tingkat kematian adalah 10% dan kejadian neurologis
morbiditas adalah 12%. Analisis regresi logistik mengungkapkan usia kehamilan saat lahir [disesuaikan
rasio odds (AOR) 0,815], dan lima menit Apgar skor (AOR 0,521) adalah prediktor independen
untuk hasil yang buruk. Kesimpulan: Ketika PPROM dikelola secara konservatif, 22% dari VLBW
bayi memiliki hasil yang buruk di usia dikoreksi dari 3 tahun. Usia kehamilan dini pada saat lahir dan Apgar rendah
skor dikaitkan dengan hasil yang buruk.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: