Meningkatnya jumlah siswa SMA Merokok<br>Sebuah survei telah menemukan sekitar 13 persen dari pertama kali perokok di negara ini adalah siswa SMP. Hal ini juga mengungkapkan 89 persen dari karyawan perempuan muda yang perokok.<br><br>Survei dilakukan di lima kota besar di seluruh negeri, termasuk Surakarta di Jawa Tengah.<br><br>Muhammad syahril Mansyur, Divisi penyakit pernapasan dari Badan Kesehatan Surakarta, mengatakan bahwa temuan survei menunjukkan tingkat pertumbuhan yang mengkhawatirkan dari perokok Indonesia. "Situasi ini merupakan suatu sebab keprihatinan," ujarnya. "Tampaknya generasi muda negara ini tidak berpendidikan tentang risiko kesehatan Merokok."<br><br>Kampanye anti-tembakau Indonesia dilaporkan telah dianggap tidak efektif karena pemerintah menolak menandatangani Konvensi Internasional tentang pengendalian tembakau. Dikatakan bahwa produsen Rokok menyumbang sejumlah besar pendapatan negara dan memberikan pekerjaan kepada ribuan pekerja.<br><br>Oke, apa situasinya di sana? Oh ya, situasi di sini antara para pihak dengan tembakau anti-pemerintah di sini memang adalah sengketa. dan sekarang hal mulai membaik dari kemarin, meskipun masih ada sedikit pemberontak masih ada. tetapi karena situasi telah membaik, kita berdoa hanya berharap pemerintah kita bijak memilih penderitaan atau uang. OK, kembali ke studio terima kasih kepada saudara kami meliputi situasi di sana dan berakhir cakupannya sendiri pada malam hari ini, mudah-mudahan semua yang kita dapat meneruskan berguna Wassalamualaikum wr. WB
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
