Kota kicks off tinggi
proyek busway
Dewanti A. Wardhani, The Jakarta Post, Jakarta | Jakarta | Rabu, 11 Maret 2015, 06:44
Pole position: Pekerja mempersiapkan mesin untuk pekerjaan konstruksi pada jalan layang yang menghubungkan Jl. Ciledug ke Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Selasa. The 9,3 kilometer jalan layang khusus untuk Transjakarta Koridor 13 akan dikenakan biaya Rp 2,5 triliun (US $ 190 juta) dan diharapkan akan siap pada bulan September 2016. JP / Awo
posisi Pole: Pekerja mempersiapkan mesin untuk pekerjaan konstruksi pada jalan layang yang menghubungkan Jl. Ciledug ke Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Selasa. The 9,3 kilometer jalan layang khusus untuk Transjakarta Koridor 13 akan dikenakan biaya Rp 2,5 triliun (US $ 190 juta) dan diharapkan akan siap pada bulan September 2016. JP / Awo
Berita Jakarta Menggali lebih dalam Satu per satu Jabodetabek: Perumnas untuk membangun 5.000 murah Apartemen administrasi resmi memulai pembangunan 9,3 kilometer peningkatan Transjakarta busway jalur untuk Koridor 13 menghubungkan Jl. Ciledug ke Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Selasa. Jalan layang akan dimulai di Jl. Adam Malik dan lulus Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat) Pusri, Seskoal (Navy Staf dan Komando Sekolah) Ciledug, Kebayoran Lama, Taman Puring, Jl. Trunojoyo dan Jl. Wolter Monginsidi sebelum berakhir di Jl. Tendean. Badan Marga Bina kepala Yusmada Faizal mengatakan pembangunan jalan layang akan biaya Rp 2,5 triliun (US $ 190 juta), dibayar dari anggaran kota, dan akan memakan waktu dua tahun untuk menyelesaikan. "Secara total, konstruksi akan dikenakan biaya Rp 2,5 triliun. Ini akan sepenuhnya dibayar oleh pemerintah kota dalam sistem multi-tahun, "kata Yusmada saat acara peluncuran di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa. . Proyek ini, kata dia, telah menerima analisis dampak lingkungan (Amdal) sertifikat dan sesuai dengan rencana tata ruang provinsi (RT-RW) Dia menambahkan bahwa pembangunan akan dibagi menjadi delapan bagian; PT Waskita akan membangun 1.500 meter di Jl. Adam Malik; PT Istaka Karya dan PT Agrabudi Karyamarga 1.146 meter di Kostrad; PT Wijaya Karya 1.424 meter di Seskoal; PT Pembangunan Perumahan 1,244 meter di Kebayoran Lama; dan PT Hutama Karya 1.144 meter di Taman Puring. Sementara itu, 1.206 meter di Trunojoyo akan dibangun oleh PT Jaya Konstruksi; 1.059 meter di Santa oleh PT Yasa Patrisia Perkasa; dan 1.105 meter di Jl. Tendean oleh PT Adhi Karya. Yusmada melanjutkan dengan mengatakan bahwa delapan bagian akan dibangun secara bersamaan, dimulai dengan pekerjaan pengeboran untuk membangun pilar-pilar pendukung. "Seluruh proyek saat ini pada tahap pertama pengeboran," kata Yusmada. Katanya ada akan ada beberapa langkah dalam pembangunan, yang terdiri dari pengeboran untuk 211 pilar, meletakkan dasar-dasar pilar, membangun pilar-pilar, mendirikan pilar dan membangun jalan raya yang ditinggikan. Yusmada mengatakan bahwa ketika pembangunan jalan raya ditinggikan mulai, Dinas Perhubungan akan membutuhkan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan di jalan-jalan di bawahnya. Secara terpisah, Kepala subagency Jakarta Selatan Transportasi Priyanto mengatakan bahwa saat ini ia tidak memiliki rencana untuk menerapkan sistem satu arah lalu lintas akan tetap dikelola. Badan ini akan memberikan beberapa jalan alternatif bagi pengendara sepeda motor dan bepergian di sepanjang lokasi konstruksi. "Ada banyak jalan alternatif. Sebagai contoh, pengendara perjalanan dari Ciledug ke Tendean dapat menggunakan Jl. Buncit Raya dan Jl. Wijaya sebaliknya, "kata Priyanto. Dia menambahkan bahwa badan tersebut, dengan bantuan dari Polda Metro Jaya, akan menutup jalan-jalan untuk lalu lintas 12:00-06:00 setelah kontraktor menyelesaikan pembangunan pilar dan mulai mendirikan jalan raya meningkat. Secara terpisah, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Direktur Steve Kosasih mengatakan ia berharap bahwa hingga 30.000 penumpang per hari akan menggunakan Koridor 13 ketika menjadi operasional. Dia mengatakan Koridor 13 akan memiliki 12 bus berhenti dan koridor akan terhubung ke rute lainnya, termasuk Koridor 1 dari Blok M di Jakarta Selatan ke Kota Jakarta Barat. Memburuknya kemacetan lalu lintas juga diharapkan terjadi di jalan-jalan lain di Jakarta Selatan sebagai pemerintah kota mulai pembangunan dua jalan layang di Permata Hijau dan Kuningan awal tahun ini. Kedua layang diharapkan akan selesai pada akhir tahun ini. Kota ini telah mengeluarkan tender pembangunan empat jalan layang lain di atas Cipinang Lontar persimpangan kereta api di Jakarta Timur, Bintaro persimpangan kereta api di Jakarta Selatan, Jl. Panjang lintasan kereta api di Jakarta Barat dan Jl. . Kartini persimpangan kereta api di Jakarta Pusat - Lihat lebih lanjut di:
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
