IntroductionContemporary central banks of the most developed countries terjemahan - IntroductionContemporary central banks of the most developed countries Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

IntroductionContemporary central ba


Introduction
Contemporary central banks of the most developed countries follow the monetary policy
setting its main target at low inflation by using the strategy of direct inflation target. This policy
assumes that there are no formal intermediate targets. Central banks do not focus on the control
of a single parameter determining the final target. They take into account each available piece
of information on factors that endanger the execution of the inflation target adopted for a given
period. This strategy has substituted the strategy of intermediate realisation of the inflation
target. The most frequently adopted intermediate target was the money supply. Then, a central
bank was obliged to shape the increase in the quantity of money in a way that would correspond
with the expected increase in prices. M. Friedman proposed fixed increases of money supply
which would correspond with the increase in the potential output in a long term. The Austrian
school of economics has a critical attitude to both strategies. The economists of this school argue
that the current operation of central banks contributes to the greatest extent to the occurrence of
cyclical fluctuations.
This is a theoretical paper the purpose of which is a critical analysis of the monetary policy
based on the adoption of money supply for the intermediate target. The analysis is conducted
from the perspective of the Austrian school. The paper also contains the discussion of the role
of money supply as an intermediate target seen from the point of view of the main trend in
economics.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
PendahuluanKontemporer bank sentral negara maju mengikuti kebijakan monetermenetapkan target utama di inflasi yang rendah dengan menggunakan strategi sasaran inflasi langsung. Kebijakan inimengasumsikan bahwa ada target menengah tidak resmi. Bank Sentral tidak fokus pada controlparameter tunggal yang menentukan target akhir. Mereka memperhitungkan setiap potongan tersediainformasi tentang faktor-faktor yang membahayakan pelaksanaan sasaran inflasi diadopsi untuk diberikanperiode. Strategi ini telah menggantikan strategi menengah realisasi inflasisasaran. Sasaran menengah yang paling sering ditetapkan pada uang beredar. Kemudian, PusatBank wajib untuk membentuk peningkatan jumlah uang yang akan sesuaidengan perkiraan kenaikan harga. M. Friedman diusulkan tetap peningkatan pasokan uangyang akan sesuai dengan peningkatan output potensial dalam jangka panjang. AustriaSekolah ekonomi telah bersikap kritis terhadap kedua strategi. Para ekonom berpendapat sekolah inioperasi saat ini dari bank sentral berkontribusi semaksimal untuk terjadinyaberhubung dgn putaran fluktuasi.Ini adalah kertas teoritis yang tujuannya adalah analisis kritis kebijakan moneterBerdasarkan adopsi pasokan uang untuk target menengah. Analisis dilakukandari perspektif Sekolah Austria. Karya ini juga berisi diskusi tentang peranuang beredar sebagai target menengah dilihat dari sudut pandang dari tren utama dalamekonomi.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
Hasil (Bahasa Indonesia) 2:[Salinan]
Disalin!

Pendahuluan
bank sentral Kontemporer negara yang paling berkembang mengikuti kebijakan moneter
menetapkan target utamanya pada inflasi yang rendah dengan menggunakan strategi target inflasi langsung. Kebijakan ini
mengasumsikan bahwa tidak ada target menengah formal. Bank-bank sentral tidak fokus pada kontrol
dari satu parameter menentukan target akhir. Mereka memperhitungkan setiap bagian tersedia
informasi tentang faktor-faktor yang membahayakan pelaksanaan sasaran inflasi diadopsi untuk diberikan
periode. Strategi ini telah menggantikan strategi realisasi antara inflasi
sasaran. Target menengah yang paling sering diadopsi adalah jumlah uang beredar. Kemudian, pusat
Bank wajib membentuk peningkatan kuantitas uang dengan cara yang akan sesuai
dengan peningkatan yang diharapkan dalam harga. M. Friedman mengusulkan kenaikan tetap uang beredar
yang akan sesuai dengan peningkatan output potensial dalam jangka panjang. Austria
sekolah ekonomi memiliki sikap kritis terhadap kedua strategi. Para ekonom dari sekolah ini berpendapat
bahwa operasi saat ini bank sentral memberikan kontribusi semaksimal terjadinya
fluktuasi siklus.
Ini adalah kertas teoritis tujuan yang merupakan analisis kritis terhadap kebijakan moneter
berdasarkan adopsi dari pasokan uang untuk target menengah. Analisis ini dilakukan
dari perspektif sekolah Austria. Makalah ini juga berisi diskusi tentang peran
uang beredar sebagai sasaran antara dilihat dari sudut pandang tren utama dalam
ekonomi.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: