Proses ekstraksi faktor menunjukkan bahwa kesadaran menjelaskan 44,4% dari total varians dari variabel yang diamati, pengetahuan 17,2% dan peralatan 11,0%. Tiga komponen bersama-sama account untuk 72,6% dari varians awal. The KMO ukuran diverifikasi kecukupan sampling untuk analisis, KMO = 0.72 yang berada di atas batas yang dapat diterima dari 0,5 (Field, 2009). Uji Bartlett dari kebulatan χ2 (55) = 351,268, p <0,001, menunjukkan bahwa korelasi antara item yang cukup besar untuk PCA.
5.3. Pengumpulan, pemindahan dan transportasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa kota mengumpulkan sampah dari daerah komersial dengan frekuensi yang bervariasi dari 14 kali seminggu (misalnya Amasya) untuk 1 kali seminggu (misalnya Lilongwe). Koleksi di dalam kota juga bervariasi dari 14 kali seminggu (misalnya Ambon) ke 0 (misalnya Asidonhopo). Di kota-kota mempelajari limbah padat yang dihasilkan dikumpulkan di stasiun tetap atau pintu ke pintu. Beberapa kota memiliki stasiun Transfer:. Ambon, Jogjakarta, Beijing, Bangkok, Dar es Salam, Emfuleni, Langeberg, Pretoria, Gazipur, dan Managua The pintu ke pintu koleksi dilakukan dengan berbagai sistem. Mereka adalah: becak (misalnya Kathmandu, Beijing), traksi hewan (misalnya Nikaragua, Lahore), gerobak (misalnya Hambatota, Lusaka), traktor (misalnya Langeberg, Balangoda), truk (misalnya, Kuthaya, Nakuru), pemadat (misalnya Banda Aceh , San Jose), sepeda roda tiga (misalnya Cañete, Gazipur), sepeda motor (misalnya Kota Quezon, Ambon) dan troli tangan (misalnya Masaya, Jogjakarta). Tabel 4 merangkum hasil dari serangkaian korelasi antara beberapa faktor kota dan koleksi rumah tangga, transfer dan transportasi limbah.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
