METODE PENELITIAN3.1 Desain PenelitianOne Group Pretest-Posttest Desig terjemahan - METODE PENELITIAN3.1 Desain PenelitianOne Group Pretest-Posttest Desig Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

METODE PENELITIAN3.1 Desain Penelit

METODE PENELITIAN
3.1 Desain Penelitian
One Group Pretest-Posttest Design
Desain ini menggunakan satu kelompok subyek. Subyek diberi pengukuran berupa pretest sebelum diberikan perlakuan dan diberi posttest setelah diberikan perlakuan. Prosedurnya yaitu:
1. Menggunakan pretest untuk mengukur psikologis subyek, yaitu kecemasan pada penderita kanker.
2. Memberikan perlakuan atau treatment, berupa musik religi.
3. Menggunakan posttest untuk mengukur psikologis subyek setelah diberikan perlakuan.
4. Melakukan perbandingan untuk menentukan perbedaan yang timbul sebelum dan setelah diberikan perlakuan.
5. Menerapkan analisis statistik yang sesuai untuk menganalisa hasil penelitian.
3.2 Instrumen Penelitian dan Rencana Pelaksanaan Penelitian
a. Alat ukur kecemasan
Alat ukur kecemasan dalam penelitian ini menggunakan
DASS (Depression Anxiety Stress Scale) karena menurut peneliti skala ini mampu mengukur kecemasan pada penderita kanker.
b. Musik Religi
Peneliti menggunakan lagu dari Maher Zain dengan judul “Insya‟ Allah.
c. Prosedur eksperimen
Ketika pretest peneliti menggunakan DASS (Depression Anxiety Stress Scale) kemudian subyek diberikan treatment berupa musik religi dari Maher Zein dengan judul Insya Allah. Setelah itu diberikan posttest berupa skala yang sama seperti skala yang diberikan ketika pretest. Kemudian peneliti menggunakan analisis statistik untuk menentukan pengaruh pretest dan posttest. Skala DASS (Depresion Anxiety Stress Scale) diadopsi dari skala yang telah diuji untuk mengukur kecemasan. Berdasarkan rangkuman dari 42 penelitian tentang musik, rata-rata pemberian treatment musik dilakukan selama 5-30 menit. Sehingga peneliti menggunakan durasi pemberian musik selama 10 menit. Terapi diberikan selama 2 minggu, dengan durasi 2 hari sekali.
3.3 Alat Pengumpul Data Tambahan
a. Observasi dan wawancara
Observasi dan wawancara dilakukan pada subyek yang mengalami kecemasan karena menderita kanker dan bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.
b. Subjek Penelitian
Subyek penelitian ini adalah individu yang mengalami kecemasan karena menderita kanker dan bersedia
untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
METODE PENELITIAN3.1 Desain PenelitianSatu kelompok Pretest-Posttest desainDesain ini menggunakan satu kelompok subyek. Subyek diberi pengukuran berupa pretest sebelum diberikan perlakuan dan diberi posttest setelah diberikan perlakuan. Prosedurnya berlaku:1. Menggunakan pretest untuk mengukur psikologis subyek, berlaku kecemasan pada penderita kanker.2. Memberikan perlakuan atau pengobatan, berupa musik religi.3. Menggunakan posttest untuk mengukur psikologis subyek setelah diberikan perlakuan.4. Melakukan perbandingan untuk menentukan perbedaan yang timbul sebelum dan setelah diberikan perlakuan.5. Menerapkan analisis statistik yang sesuai untuk menganalisa hasil penelitian.3.2 Instrumen Penelitian dan mengenai Rencana Pelaksanaan Penelitiana. Alat ukur kecemasanAlat ukur kecemasan dalam penelitian ini menggunakanDASS (depresi kecemasan stres skala) karena menurut fungsionalnya adalah skala ini mampu mengukur kecemasan pada penderita kanker.b. Musik ReligiFungsionalnya adalah menggunakan lagu dari Maher Zain dengan judul "Insya‟ Allah.c. Prosedur eksperimenKetika pretest fungsionalnya adalah menggunakan DASS (depresi kecemasan stres skala) kemudian terjadi subyek diberikan pengobatan berupa musik religi dari Maher Zein dengan judul Insya Allah. Setelah itu diberikan posttest berupa skala yang sama seperti skala yang diberikan ketika pretest. Kemudian terjadi fungsionalnya adalah menggunakan analisis statistik untuk menentukan pengaruh pretest dan posttest. Skala DASS (Depresion kecemasan stres skala) diadopsi dari skala yang tlah diuji untuk mengukur kecemasan. Berdasarkan rangkuman dari 42 penelitian tentang musik, rata-rata pemberian pengobatan musik dilakukan selama 5-30 menit. Sehingga fungsionalnya adalah menggunakan durasi pemberian musik selama 10 menit. Terapi diberikan selama 2 minggu, dengan durasi 2 hari bikinnya.3.3 Alat Pengumpul Data Tambahana. Observasi dan wawancaraObservasi dan wawancara dilakukan pada subyek yang mengalami kecemasan karena menderita kanker dan bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.b. badan PenelitianSubyek penelitian ini adalah bagi individu yang mengalami kecemasan karena menderita kanker dan bersediauntuk berpartisipasi dalam penelitian ini.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: