Abstrak
Makalah ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara jumlah uang beredar, pertumbuhan ekonomi dan inflasi di
tiga negara Asia Tenggara (Malaysia, Indonesia dan Singapura) dengan menggunakan data 1980-2010.
Johansen co-integrasi digunakan untuk menganalisis data. Temuan menunjukkan satu persamaan co-mengintegrasikan,
sehingga menyiratkan bahwa hubungan jangka panjang ada di antara inflasi, jumlah uang beredar, dan pertumbuhan ekonomi di
ketiga negara. The Granger Model kausalitas juga digunakan, dan hasilnya menunjukkan bahwa di Malaysia
uang beredar tidak Granger menyebabkan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tidak Granger menyebabkan inflasi
di Malaysia, Indonesia dan Singapura. Kausalitas berjalan dari pertumbuhan ekonomi ke uang beredar hanya di
Malaysia. Hubungan searah ada dari uang beredar terhadap inflasi di Malaysia dan Singapura.
Pemerintah harus mempertimbangkan mengendalikan uang beredar mempengaruhi pertumbuhan ekonomi karena sebuah
peningkatan pasokan uang dapat menyebabkan inflasi bukan pertumbuhan ekonomi di Malaysia dan Singapura.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
