Hasil (
Bahasa Indonesia) 1:
[Salinan]Disalin!
AbstrakTeknologi informasi dan komunikasi (TIK) mengaktifkan penyederhanaan kegiatan yang dilakukan semua bisnis danterutama dalam kegiatan keuangan. Untuk tujuan ini, dalam karya tulis ini kita akan membahas pentingnya pengajaran keuanganmatematika dan pentingnya memiliki instrumen keuangan untuk mengembangkan perhitungan dalam beberapa skenario secara real time untukmembuat keputusan. Itu dijelaskan, caranya di kelas akan mengajar dalam sistem tradisional di tema tertentu matematika,seperti: "utang restrukturisasi dan pemodelan setara dengan persamaan" mulai dari penjelasan teoretis, kami terusdengan desain keuangan simulator diprogram ke dalam spreadsheet.Kata kunci: Keuangan matematika, proses belajar-mengajar, perangkat lunak edukasi, ICT1. PendahuluanProses pendidikan - belajar matematika, telah dipengaruhi positif oleh komunikasi danteknologi informasi. Namun, teknologi ini adalah desain, dikelola dan dijalankan oleh orang-orang, yang berarti,tangan orang-orang masih di atas mereka semua. Oleh karena itu, muncul satu pertanyaan, ¿it's benar-benar benar bahwa penggunaankomunikasi dan teknologi informasi telah positif mempengaruhi proses pendidikan-pembelajaran Matematika?Mungkin jawabannya bisa ya, dan benar-benar penggunaan teknologi informasi terkini secara signifikan telah dipromosikanproses belajar-pendidikan. Bagaimana kita bisa melihat proses ini sebagai membangun pertama: (Lihat gambar 1).Figura 1. Model pembelajaran melalui penggunaan ICTSumber: diadaptasi dari García dan Edel (2008)Variabel dalam proses E-A-E adalah: proses (pendidikan-belajar), media (ICT), Produk (signifikanbelajar). Namun dalam proses pendidikan tradisional-belajar, salah satu elemen utama adalah guru, oleh karena ituVariabel ini harus dipertimbangkan dalam model. Sedikit pun pertimbangan ini, sekarang model harus dipertimbangkan sebagai barumembangun: (Lihat gambar 2)Figura 2. Model pembelajaran melalui penggunaan ICTSumber: diadaptasi dari García dan Edel (2008)Ke tradisional belajar, guru telah menjadi faktor utama sebagai elemen mampu mengembangkan pengetahuan baru disiswa. Ini tentu adalah orang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan, serta menjadi panduan siswa. Bahwaadalah, mulai dari penjelasan dan kegiatan-kegiatan yang menyediakan profesor di kelas, siswa mereka mengembangkan dipraktek ini pengetahuan yang baru diperoleh. Tapi apa yang terjadi sebelum proses ini?, Apakah siswa cenderung untuk menolakmatematika, sehingga perlu untuk mengintegrasikan variabel baru untuk pengajaran dan pembelajaran yang bisa membuatnyamenarik bagi siswa. Elemen ini bisa spreadsheet, di mana dimungkinkan untuk merancang rangkaian kalkulussimulasi, yang memungkinkan melakukan simulasi dengan latihan matematika. (Garcia-Santillán, Escalera-Chávez,Córdova-Rangel and López-Morales, 2014, Nies: 2007).1.1 The simulation and the modeling in education-learningSimulation is the hardware and software configuration in which, through some computational algorithms, can reproducethe behavior of a given process. In the process, the actual situations are replaced by other, artificially designed. With thismay can be learned about the actions resulting from this simulation process and may be transferred to real-life situationswith equal efficiency.In this activity is accumulated not only theoretical information, is also put into practice. The simulators areconstituted by a procedure, which helps for the creation of concepts and knowledge building in general. It is carried outfor application to this new context in which, for some reason, the student cannot be accessed from the methodologicalcontext in which knowledge is developed. In this digital era without a doubt, the potential in the use of computers andsoftware in the educational field is to recognize. The technological advances allow to the students, --through thecomputer and the simulation-, addressing learning situations that, for some physical and economics restrictions, could bedifficult to experiment in a natural environment or in a laboratory.The simulation allows construction of ideal scenarios, as well the manipulation of the variables to observe itsimpact in certain phenomena, or just for give to the apprentice a teaching resort for the replica of the learned theories.The influence of the simulation in the educational process have a broad spectrum, this last is based in three main
features:
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
