1. CRSPs create religion as an abstracted and reified religious object terjemahan - 1. CRSPs create religion as an abstracted and reified religious object Bahasa Indonesia Bagaimana mengatakan

1. CRSPs create religion as an abst

1. CRSPs create religion as an abstracted and reified religious object to be marketed and consumed.
Marx identified a process of objectification and abstraction as the heart of the commodity form (1867). He saw this as a alienating process in which the commodity is uprooted from the relationships producing it and made into an object separate from these social processes. This object is then invested with a life and power of its own independent and disconnected from the community in which it is created and formed. In this process of fetishism, religion becomes an abstraction that can be marketed, sold, and consumed in a religious marketplace (Miller 2004). Those CRSPs that extract religion as an object for consumption would include such practices as marketing the church as an object or thing rather than a network of relationships. It is the idea of church as a place or building or even a series of programs rather than a people. CRSPs that reify religion could be the selling of books and tapes intended to be consumed in the privacy of one’s home or car without the need for engagement of the community. A CRSP that abstracts religion as a commodity is one in which religion is marketed as an experience separate and abstracted from any socio-historical context. These are but a few examples of ritual enactments treating religion as a reified and abstract object.
0/5000
Dari: -
Ke: -
Hasil (Bahasa Indonesia) 1: [Salinan]
Disalin!
1. CRSPs membuat agama sebagai objek agama disarikan dan tereifikasi untuk dipasarkan dan dikonsumsi.Marx diidentifikasi proses objektifikasi dan abstraksi sebagai jantung bentuk komoditas (1867). Dia melihat ini sebagai proses mengasingkan di mana komoditi Tumbang dari hubungan yang memproduksinya dan membuat ke dalam suatu objek terpisah dari proses sosial ini. Objek ini kemudian diinvestasikan dengan kehidupan dan kekuatan sendiri independen dan terputus dari masyarakat di mana itu adalah mencipta dan membentuk. Dalam proses fetisisme, agama menjadi abstraksi yang dapat dipasarkan, dijual, dan dikonsumsi di pasar agama (Miller 2004). CRSPs yang mengambil agama sebagai objek untuk konsumsi akan termasuk praktek-praktek semacam sebagai pemasaran Jemaat sebagai objek atau hal daripada jaringan hubungan. Ini adalah gagasan tentang Jemaat sebagai tempat atau bangunan atau bahkan serangkaian program daripada orang-orang. CRSPs yang reify agama bisa menjual buku-buku dan kaset dimaksudkan untuk dikonsumsi dalam privasi rumah atau mobil tanpa perlu untuk keterlibatan masyarakat. CRSP yang abstrak agama sebagai komoditas adalah salah satu di mana agama dipasarkan sebagai pengalaman terpisah dan disarikan dari konteks sosial-historis apapun. Ini hanyalah beberapa contoh dari ritual pemeragaan memperlakukan agama sebagai objek tereifikasi dan abstrak.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
Hasil (Bahasa Indonesia) 2:[Salinan]
Disalin!
1. CRSPs membuat agama sebagai obyek agama disarikan dan abstrak untuk dipasarkan dan dikonsumsi.
Marx mengidentifikasi proses objektifikasi dan abstraksi sebagai jantung dari bentuk komoditas (1867). Dia melihat ini sebagai proses mengasingkan di mana komoditas tersebut tercerabut dari hubungan memproduksi dan dibuat menjadi sebuah objek terpisah dari proses sosial tersebut. Objek ini kemudian diinvestasikan dengan kehidupan dan kekuatan independen sendiri dan terputus dari masyarakat di mana ia diciptakan dan dibentuk. Dalam proses ini fetisisme, agama menjadi sebuah abstraksi yang dapat dipasarkan, dijual, dan dikonsumsi di pasar agama (Miller 2004). Mereka CRSPs bahwa ekstrak agama sebagai objek untuk konsumsi akan mencakup praktek-praktek seperti pemasaran gereja sebagai obyek atau benda daripada jaringan hubungan. Ini adalah ide gereja sebagai tempat atau bangunan atau bahkan serangkaian program daripada orang. CRSPs yang reify agama bisa menjadi penjualan buku dan kaset dimaksudkan untuk dikonsumsi dalam privasi rumah seseorang atau mobil tanpa perlu keterlibatan dari masyarakat. Sebuah CRSP yang abstrak agama sebagai komoditas adalah satu di mana agama dipasarkan sebagai pengalaman yang terpisah dan disarikan dari konteks sosio-historis. Ini hanyalah beberapa contoh dari enactments ritual memperlakukan agama sebagai objek abstrak dan abstrak.
Sedang diterjemahkan, harap tunggu..
 
Bahasa lainnya
Dukungan alat penerjemahan: Afrikans, Albania, Amhara, Arab, Armenia, Azerbaijan, Bahasa Indonesia, Basque, Belanda, Belarussia, Bengali, Bosnia, Bulgaria, Burma, Cebuano, Ceko, Chichewa, China, Cina Tradisional, Denmark, Deteksi bahasa, Esperanto, Estonia, Farsi, Finlandia, Frisia, Gaelig, Gaelik Skotlandia, Galisia, Georgia, Gujarati, Hausa, Hawaii, Hindi, Hmong, Ibrani, Igbo, Inggris, Islan, Italia, Jawa, Jepang, Jerman, Kannada, Katala, Kazak, Khmer, Kinyarwanda, Kirghiz, Klingon, Korea, Korsika, Kreol Haiti, Kroat, Kurdi, Laos, Latin, Latvia, Lituania, Luksemburg, Magyar, Makedonia, Malagasi, Malayalam, Malta, Maori, Marathi, Melayu, Mongol, Nepal, Norsk, Odia (Oriya), Pashto, Polandia, Portugis, Prancis, Punjabi, Rumania, Rusia, Samoa, Serb, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovakia, Slovenia, Somali, Spanyol, Sunda, Swahili, Swensk, Tagalog, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turki, Turkmen, Ukraina, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnam, Wales, Xhosa, Yiddi, Yoruba, Yunani, Zulu, Bahasa terjemahan.

Copyright ©2026 I Love Translation. All reserved.

E-mail: